Lompat ke isi utama

Berita

Yeni Kartini: Bawaslu Kota Dumai dan UNIDUM, Segera Bahas Tindaklanjut Kerjasama

Yeni Kartini: Bawaslu Kota Dumai dan UNIDUM, Segera Bahas Tindaklanjut Kerjasama

Yeni Kartini: Bawaslu Kota Dumai dan UNIDUM, Segera Bahas Tindaklanjut Kerjasama
 

Dumai-Dalam rangka memperkuat kualitas pemilu  dan demokrasi, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Dumai resmi menjalin kerja sama dengan Universitas Dumai (UNIDUM) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

Yeni Kartini selaku anggota Bawaslu kota Dumai yang mengasuh divisi Hukum Pencegahan Parmas dan Humas (HPPH) menyampaikan bahwa insyaallah dalam waktu dekat pihaknya bersama Universitas Dumai (UNIDUM) akan segera melakukan pembahasan lanjutan terkait teknis pelaksanaan kerja sama yang telah disepakati melalui nota kesepahaman.

Menurut Yeni Kartini, langkah ini penting untuk memastikan bahwa kesepakatan yang telah dibangun tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program konkret yang berdampak bagi penguatan pemilu dan demokrasi di Kota Dumai khususnya dalam menghadapi pemilu tahun 2029 mendatang.

Dalam waktu dekat, kami akan duduk bersama pihak UNIDUM untuk membahas lebih rinci terkait teknis pelaksanaan kerja sama, termasuk penyusunan program dan pembagian peran masing-masing pihak,” ujar Yeni.

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut berfokus pada pengembangan pengawasan partisipatif serta penguatan kesadaran demokrasi mahasiswa  dan masyarakat. Hal ini sejalan dengan tujuan utama nota kesepahaman, yakni membangun pemahaman, meningkatkan partisipasi publik, serta mendorong terciptanya pemilu yang berintegritas.

Adapun ruang lingkup kerja sama yang akan dibahas lebih lanjut mencakup berbagai program strategis. Di antaranya adalah pendidikan pemilu dan pengembangan pengawasan partisipatif, yang diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya keterlibatan dalam proses demokrasi.

Selain itu, ada juga kegiatan akademik seperti penelitian, pelatihan, sosialisasi, seminar, dan kuliah umum yang berkaitan dengan kepemiluan dan demokrasi. Program ini diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi antara praktisi dan akademisi dalam memperkuat kualitas demokrasi lokal.

Tidak hanya itu, kerja sama juga akan diarahkan pada program pengabdian kepada masyarakat, termasuk kolaborasi dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang berfokus pada pengawasan pemilu yaitu program KKN yang berkolaborasi dengan Bawaslu untuk turut kemasyarakatan mensosialisasikan soal kepemiluan, ungkapnya. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat terlibat langsung dalam edukasi dan pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.

Kesempatan magang bagi mahasiswa di kantor Bawaslu Kota Dumai juga menjadi salah satu agenda penting dalam kerja sama ini. Program tersebut dinilai mampu memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan dalam pengawasan pemilu.

Yeni Kartini menegaskan bahwa seluruh program yang akan dijalankan nantinya tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta disesuaikan dengan kebutuhan dan kesepakatan kedua belah pihak.

“Harapan kami, kerja sama ini dapat menjadi model kolaborasi antara lembaga pengawas pemilu dan perguruan tinggi dalam membangun demokrasi yang lebih partisipatif, inklusif, dan berintegritas,” tutupnya.

Reporter: ATM