Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Kota Dumai Bekali Peserta Kegiatan P2P Angkatan Tahun 2026

Ketua Bawaslu Kota Dumai Bekali Peserta Kegiatan P2P Angkatan Tahun 2026

Ketua Bawaslu Kota Dumai Bekali Peserta Kegiatan P2P Angkatan Tahun 2026
 

Dumai, bawaslu.dumai.go.id - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Dumai terus memperkuat partisipasi masyarakat dalam mengawal demokrasi melalui kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 yang digelar di Aula Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA), Sabtu (20/06/2026).

Kegiatan ini di buka langsung oleh Ketua Bawaslu Riau Alnofrizal, SE., M.IKom dan Anggota Bawaslu Riau H. Amiruddin Sijaya, S.Pd., MM sekaligus menyampaikan arahan tentang P2P secara daring. Adapun peserta kegiatan P2P ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemilih pemula, mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan.

Agustri, S.H.I., M.E.Sy selaku Ketua Bawaslu Kota Dumai menjadi salah satu narasumber dengan menyampaikan materi Pencegahan Pelanggaran dan Sengketa Pemilu dalam acara Bawaslu Dumai dalam kegiatan P2P Tahun 2026 dengan mengangkat tema "Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermatabat".

"Kualitas pemilu tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara maupun peserta pemilu, tetapi juga oleh keterlibatan masyarakat dalam mengawasi seluruh tahapan yang berlangsung. Karena itu, melalui P2P, Bawaslu berupaya menyiapkan kader yang memiliki pengetahuan, kepedulian, dan kemampuan untuk berpartisipasi aktif dalam pengawasan," ujar Agustri.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas pengawas pemilu dalam membangun pengawasan partisipatif yang lebih efektif menjelang Pemilu 2029.

Agustri juga mengajak peserta untuk mengembangkan jejaring komunitas sebagai fondasi pengawasan partisipatif yang berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat turut berperan aktif dalam menjaga integritas proses pemilu.

Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya membangun partisipasi publik dalam pengawasan pemilu, sehingga pengawasan tidak hanya menjadi tugas Bawaslu semata, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.

Reporter: Ontuo Ikhlas