Lompat ke isi utama

Berita

Membedah Hasil Rilis Humas Bawaslu Riau; Bawaslu Kota Dumai Berkomitmen Tingkatkan Kinerja Kehumasan

Membedah Hasil Rilis Humas Bawaslu Riau; Bawaslu Kota Dumai Berkomitmen Tingkatkan Kinerja Kehumasan

Membedah Hasil Rilis Humas Bawaslu Riau; Bawaslu Kota Dumai Berkomitmen Tingkatkan Kinerja Kehumasan
 

Dumai-Bawaslu Kota Dumai terus mengevaluasi kinerja kehumasan sebagai bagian dari upaya memperkuat penyebarluasan informasi kelembagaan kepada masyarakat. Evaluasi tersebut dilakukan melalui diskusi mingguan bertema “Evaluasi Kinerja Kehumasan dan Peningkatan Kapasitas Videografi” yang digelar di Aula Media Center Bawaslu Kota Dumai, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Anggota Bawaslu Kota Dumai Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (HPPH) Yeni Kartini, Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Dumai Idris Sardi, Kepala Subbagian PP, PS dan Hukum Giri Sindoro, serta jajaran staf sekretariat.
Dalam diskusi tersebut, terdapat dua materi utama. Pertama, evaluasi terhadap hasil rilis Humas Bawaslu Provinsi Riau pada Triwulan I dan II. Kedua, peningkatan kapasitas videografi sebagai keterampilan pendukung dalam mendokumentasikan dan menyampaikan berbagai kegiatan kelembagaan Bawaslu yang disampaikan oleh Ari Supriadi.

Yeni Kartini mengatakan evaluasi ini dilakukan untuk mengetahui posisi dan perkembangan kinerja kehumasan Bawaslu Kota Dumai dibandingkan dengan Bawaslu kabupaten/kota lainnya di Provinsi Riau. Evaluasi ini penting untuk melihat kinerja kehumasan kita selama triwulan ini berada di posisi mana dibandingkan kabupaten/kota lainnya se-Riau. Dari evaluasi ini kita dapat mengukur strategi dan cara untuk meningkatkan kinerja agar lebih baik lagi, ujar Yeni. Berdasarkan hasil rilis Humas Bawaslu Provinsi Riau, kinerja Bawaslu Kota Dumai menunjukkan sejumlah perkembangan pada beberapa indikator selama Triwulan I dan II.

Pada indikator jumlah postingan konten grafis dan reels, Bawaslu Kota Dumai menghasilkan 121 konten pada Triwulan I dan 114 konten pada Triwulan II. Berdasarkan pemetaan yang disampaikan dalam evaluasi, Dumai berada pada peringkat kedua setelah Bawaslu Kabupaten Siak. Perkembangan juga terlihat pada aspek orisinalitas konten media sosial.

Pada Triwulan I tercatat 57 konten original dan 30 konten repost. Sementara pada Triwulan II, jumlah konten original meningkat menjadi 104, sedangkan konten repost turun menjadi 14.

Pada indikator produksi konten video, terjadi peningkatan frekuensi produksi. Pada Triwulan I, produksi berada pada kisaran 6 - 8 konten per minggu, sedangkan pada Triwulan II meningkat menjadi 9 - 12 konten per minggu. Secara bulanan, produksi meningkat dari 7 konten pada Triwulan I menjadi 14 konten pada Triwulan II.

Peningkatan juga tercatat pada jumlah produksi konten grafis. Pada Triwulan I, Dumai berada pada rentang 60 - 89 postingan dan menempati peringkat keempat. Sementara pada Triwulan II meningkat menjadi 90 - 270 postingan dan berada pada peringkat kedua berdasarkan indikator tersebut.

Dari sisi jenis konten, produksi pada Triwulan I dan II terdiri atas 16 konten edukatif, 142 konten informatif, dan 21 konten interaktif. Sementara konten podcast atau live streaming belum diproduksi. Secara umum, Bawaslu Kota Dumai berada pada peringkat keempat dalam kategori tersebut.

Sementara pada indikator produk berita, terdapat peningkatan cukup signifikan. Pada Triwulan I tercatat lima berita, sedangkan pada Triwulan II meningkat menjadi 39 berita. Capaian tersebut menempatkan Bawaslu Kota Dumai dalam kategori lima besar berdasarkan rilis yang dievaluasi.

Yeni menegaskan bahwa peningkatan kinerja kehumasan tidak boleh hanya diukur dari banyaknya konten yang diproduksi. Menurutnya, kuantitas perlu berjalan beriringan dengan kualitas informasi yang disampaikan kepada publik. Kita tidak semata-mata memburu jumlah atau kuantitas produk berita dan konten, tetapi harus juga memperhatikan kualitas yang dibuat. Karena itu, penguatan kapasitas seperti videografi dan evaluasi kinerja kehumasan menjadi penting,” katanya.
Ia berharap capaian yang telah diperoleh dapat menjadi pemacu bagi Tim Humas dan jajaran sekretariat Bawaslu Kota Dumai untuk terus meningkatkan produktivitas sekaligus kualitas informasi kelembagaan.
Kita bukan hanya mengejar nominasi atau kuantitas. Semakin banyak tentu semakin informatif untuk transparansi dan mencerdaskan masyarakat kita, ujar Yeni.

Melalui evaluasi tersebut, Bawaslu Kota Dumai berkomitmen menjadikan hasil pemetaan kinerja kehumasan sebagai bahan perbaikan strategi. Peningkatan produksi konten, penguatan orisinalitas, pengembangan kemampuan videografi, serta peningkatan kualitas pemberitaan diharapkan dapat memperkuat fungsi informasi publik Bawaslu Kota Dumai. Diskusi kemudian ditutup setelah seluruh materi evaluasi dan penguatan kapasitas kehumasan disampaikan.

Reporter: ATM