Dialog di Podcast UNIDUM: Ketua Bawaslu Kota Dumai Imbauan Generasi Muda untuk Peduli Pemilu dan Politik
|
DUMAI - Komitmen untuk memperkuat kualitas demokrasi terus digaungkan oleh Agustri selaku Bawaslu Kota Dumai, salah satunya melalui dialog interaktif dalam acara Podcast Universitas Dumai (UNIDUM). Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam berpartisipasi untuk pemilu, menjaga integritas serta meningkatkan kesadaran politik yang sehat dan bertanggung jawab. Baginya pemuda harus melek politik, sebab segala keputusan bersumber dari kekuasaan politik, oleh karenanya, ia berharap jangan acuh dan merasa tidak ada pengaruhnya bagi kehidupan kita.
Dalam dialog yang berlangsung hangat dan edukatif itu, Ketua Bawaslu menegaskan bahwa generasi muda memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan dalam proses demokrasi. Menurutnya, partisipasi aktif pemilih muda bukan hanya soal hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS), tetapi juga tentang memahami nilai-nilai demokrasi, menolak praktik curang, serta berani bersikap kritis terhadap dinamika politik.
“Pemilu bukan sekadar rutinitas lima tahunan, tetapi momentum menentukan arah masa depan bangsa. Oleh karena itu, generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas demokrasi,” ujarnya. Salah satu isu yang menjadi sorotan utama dalam dialog tersebut adalah praktik politik uang. Ketua Bawaslu Kota Dumai secara tegas mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menolak segala bentuk politik uang yang dapat merusak tatanan demokrasi. Ia menekankan bahwa menerima uang atau imbalan dalam pemilu bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merugikan masyarakat itu sendiri dalam jangka panjang.
Selain itu, Bawaslu juga mendorong kampus, mahasiswa sebagai generasi muda untuk terus bersama berupaya mencerdaskan masyarakat dalam menggunakan hak pilih secara berkualitas. Edukasi politik dinilai menjadi kunci utama agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan, hoaks, maupun kampanye yang tidak sehat.
Dalam hal ini, kolaborasi antara lembaga pendidikan, penyelenggara pemilu, dan masyarakat menjadi sangat penting.
Melalui podcast ini, diharapkan pesan-pesan pengawasan partisipatif dapat menjangkau kalangan mahasiswa dan generasi muda secara lebih luas. Pendekatan digital dinilai efektif dalam menyampaikan edukasi politik yang relevan dengan perkembangan zaman.
Dialog Podcast UNIDUM ini menjadi salah satu langkah konkret dalam membangun kesadaran kolektif bahwa demokrasi yang berkualitas membutuhkan partisipasi aktif, kritis, dan berintegritas dari seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda sebagai penerus.
Reporter: ATM