Bawaslu Kota Dumai Mengisi 8 Sesi Program Kokulekuler di SMAN 4, Pentingnya Membumikan Paham Demokrasi bagi Generasi
|
DUMAI - Membangun generasi yang memahami demokrasi sekaligus memiliki integritas menjadi perhatian dalam program kokurikuler pembelajaran mendalam di SMAN 4 Dumai. Melalui tema “Suara Demokrasi Membangun Generasi Berintegritas Anti Narkoba dan Anti Korupsi”, SMAN 4 Dumai berkolaborasi dengan Bawaslu Kota Dumai untuk memberikan pendidikan demokrasi kepada para siswa.
Kolaborasi tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi siswa untuk memahami demokrasi tidak hanya sebagai sistem dalam kehidupan bernegara, tetapi juga sebagai nilai yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Anggota Bawaslu Kota Dumai, Yeni Kartini, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah memberikan kepercayaan kepada Bawaslu Kota Dumai untuk terlibat dalam proses pendidikan generasi muda.
Yeni menyampaikan terima kasih kepada Kepala SMAN 4 Dumai yang telah mengajak dan mempercayakan Bawaslu Kota Dumai untuk bersama-sama membangun generasi yang demokratis dan berintegritas.
Menurut Yeni, pemahaman mengenai demokrasi penting untuk “dibumikan” ke dalam diri generasi muda. Demokrasi, kata dia, tidak semata-mata berkaitan dengan bagaimana sebuah negara dijalankan, tetapi juga menyangkut bagaimana seseorang menjalani kehidupannya bersama orang lain. “Demokrasi itu bukan hanya cara bernegara, tetapi juga cara hidup dalam keseharian,” ujar Yeni.
Menurutnya, nilai-nilai demokrasi dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang dekat dengan kehidupan siswa. Di antaranya saling peduli, menghargai sesama, menjaga persatuan, memiliki kasih sayang terhadap orang lain, tidak membeda-bedakan, serta memiliki kepekaan terhadap lingkungan.
Demokrasi juga, lanjut Yeni, harus diwujudkan melalui partisipasi aktif. Generasi muda perlu memiliki kemauan untuk terlibat dalam berbagai aktivitas di lingkungan, menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab, serta memahami dan ikut mengawal aktivitas pemerintahan.
Bagaimana kita bisa saling peduli, menghargai, menjaga persatuan, kasih sayang pada sesama, tidak membeda-bedakan, peka terhadap lingkungan, dan berpartisipasi aktif untuk lingkungan serta aktivitas pemerintahan. Itu juga bagian dari nilai demokrasi,” jelasnya.
Yeni menilai pendidikan memiliki posisi penting dalam membangun kesadaran tersebut. Para siswa merupakan bagian dari generasi yang akan menentukan arah kehidupan masyarakat dan negara pada masa mendatang.
Ia mengatakan, kelompok terdidik memiliki tanggung jawab moral untuk ikut membangun masa depan. Karena itu, pendidikan demokrasi perlu diberikan tidak hanya dalam bentuk pengetahuan mengenai teori dan sistem pemerintahan, tetapi juga melalui pembentukan karakter dan kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Terlebih mereka adalah orang-orang yang mendapat pendidikan terlama di antara kelompok lainnya dan menjadi harapan untuk membangun masa depan. Jadi, menurut saya, soal ini penting mendapat perhatian,” katanya.
Dalam konteks tema kegiatan, pendidikan demokrasi juga memiliki keterkaitan erat dengan pembangunan integritas. Menurut Yeni, demokrasi yang sehat membutuhkan warga negara yang memiliki karakter dan integritas, sementara pemberantasan narkoba dan korupsi juga membutuhkan generasi yang memiliki kesadaran moral, tanggung jawab, serta keberanian untuk menolak perilaku yang merusak kehidupan bersama.
Melalui kolaborasi SMAN 4 Dumai dan Bawaslu Kota Dumai tersebut, pendidikan demokrasi diharapkan tidak berhenti pada pemahaman tentang Pemilu. Lebih dari itu, siswa diharapkan mampu membawa nilai demokrasi ke dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan sekolah, keluarga, masyarakat hingga ruang digital.
Generasi yang memahami demokrasi diharapkan tidak hanya menjadi pemilih ketika Pemilu tiba, tetapi juga tumbuh sebagai warga negara yang peduli, kritis, toleran, berintegritas, dan aktif berpartisipasi dalam kehidupan bersama.
Program “Suara Demokrasi Membangun Generasi Berintegritas Anti Narkoba dan Anti Korupsi" menjadi salah satu bentuk ikhtiar sekolah bersama Bawaslu Kota Dumai untuk menanamkan kesadaran tersebut sejak bangku sekolah.
Reporter: Tamimi