Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Dumai Gelar Rapat Rutin; Evaluasi Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P)

Bawaslu Kota Dumai Gelar Rapat Rutin; Evaluasi Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P)

Bawaslu Kota Dumai Gelar Apel dan Rapat Rutin; Evaluasi Kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P)

Dumai-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Dumai melaksanakan apel dan rapat rutin Senin pagi sebagai bagian dari upaya memperkuat disiplin organisasi, mengevaluasi pelaksanaan program kerja, serta menyusun agenda kegiatan selama sepekan ke depan. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman kantor dan Media Center Bawaslu Kota Dumai, Senin (29/6/2026).

Apel dipimpin oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Dumai, Idris Sardi, dan diikuti oleh Anggota Bawaslu Kota Dumai, Yossi Rinaldi dan Yeni Kartini, beserta para kepala subbagian dan seluruh jajaran staf sekretariat. Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan rapat rutin yang membahas evaluasi sejumlah agenda yang telah dilaksanakan serta rencana kerja pada pekan berjalan.

Dalam arahannya, Idris Sardi menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas terlaksananya program Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P). Menurutnya, keberhasilan program tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh unsur di lingkungan Bawaslu Kota Dumai.

Selain itu, Idris juga mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi dalam menjalankan tata kelola administrasi sesuai ketentuan yang ditetapkan Bawaslu Republik Indonesia. Ia menekankan agar seluruh pegawai mematuhi aturan administrasi, mulai dari kehadiran, pelaksanaan work from home (WFH), hingga pengajuan cuti sesuai prosedur yang berlaku.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Kota Dumai Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPH), Yeni Kartini, turut menyampaikan evaluasi terhadap pelaksanaan program P2P. Ia menilai evaluasi menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program di masa mendatang.

Dalam kesempatan ini menurut Yeni, yang paling penting juga dari program P2P ini adalah tindaklanjut kegiatan pendampingan Kader Pengawas Partisipatif pasca pelatihan, mereka harus melakukan apa saja. Untuk memudahkan mengorganisir, kita telah membentuk struktur pengurus Kader P2P angkatan tahun 2026, semoga dapat memudahkan komunikasi. Pungkasnya.

Yeni juga mendorong agar kegiatan diskusi dan kajian hukum dilaksanakan secara rutin dengan melibatkan seluruh divisi. Menurutnya, kolaborasi lintas divisi diperlukan sebagai upaya memperkuat kapasitas internal kelembagaan dalam menghadapi tahapan Pemilu 2029.

Setiap divisi diharapkan dapat saling berkolaborasi dan berbagi pengetahuan dalam forum kajian hukum. Penguatan kapasitas sumber daya manusia harus dipersiapkan sejak dini agar Bawaslu semakin siap menghadapi tantangan kepemiluan ke depan," ujarnya.

Lebih lanjut, Yeni mengajak seluruh jajaran untuk membangun budaya organisasi yang demokratis. Menurutnya, sebagai lembaga yang bertugas menjaga demokrasi, nilai-nilai demokrasi harus terlebih dahulu diterapkan di lingkungan internal.

Sebagai lembaga penegak demokrasi, kita harus memulainya dari dalam diri dan lembaga kita sendiri, dengan membiasakan diri mendengarkan pandangan orang lain. Sebab, tidak ada manusia yang selalu paling baik dan paling benar," tuturnya.

Melalui apel dan rapat rutin tersebut, Bawaslu Kota Dumai menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan profesionalisme aparatur, serta membangun budaya kerja yang kolaboratif sebagai bekal dalam mengawal penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Tahun 2029 yang demokratis, berintegritas, dan bermartabat.

Reporter: ATM