Bawaslu Kawal Pleno PDPB Triwulan I 2026 KPU Kota Dumai
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Dumai menghadiri rapat pleno Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 yang diselenggarakan di Gedung Demokrasi KPU Kota Dumai pada Kamis, 2 April 2026. Dari Bawaslu dalam dihadiri langsung oleh Yeni Kartini selaku Kordiv Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, didampingi oleh Kasubbag Pengawasan Al Vandy Reactor beserta jajaran staf. Forum pleno ini menjadi momentum penting dalam memastikan validitas data pemilih di kota Dumai guna menjaga kualitas data untuk penerapan prinsip demokrasi yang transparan dan akuntabel.
Rapat pleno ini berlangsung dengan baik, yang dihadiri oleh stakeholder terkait, mulai dari perwakilan Partai Politik, Disdukcapil Kota Dumai, Polres Dumai, hingga Kodim 0320/Dumai. Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan sinergitas yang baik dalam menjaga data dan hak pilih warga.
Berdasarkan hasil rekapitulasi PDPB untuk periode triwulan pertama tahun 2026 ini, tercatat jumlah total pemilih di Kota Dumai mencapai 250.741 orang, yang terdiri dari 127.469 pemilih laki-laki dan 123.272 pemilih perempuan.
Dalam kesempatan tersebut, Yeni Kartini memberikan sejumlah catatan penting serta masukan konstruktif bagi KPU Kota Dumai terkait proses pemutakhiran data yang sedang berjalan. Beliau menegaskan bahwa sosialisasi mengenai pentingnya PDPB harus terus digencarkan kepada masyarakat luas agar partisipasi pemilih mengalir dan warga sadar akan status hak pilih mereka. Selain itu, Bawaslu menekankan agar koordinasi lintas sektoral dengan berbagai stakeholder harus terus diperkuat guna meminimalisir adanya data ganda maupun pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat namun masih terdaftar.
Sebagai langkah konkret untuk menjamin kualitas data, Yeni juga menyarankan agar KPU Kota Dumai secara rutin melakukan uji petik di lapangan. Langkah ini dinilai krusial untuk memverifikasi secara langsung keakuratan data yang telah dihimpun sehingga daftar pemilih yang dihasilkan benar-benar faktual dan sesuai dengan kondisi nyata di tengah masyarakat. Dengan adanya pengawasan ketat dan masukan dari Bawaslu, diharapkan proses administrasi kependudukan untuk kepentingan pemilu di Kota Dumai dapat berjalan semakin profesional dan minim sengketa di masa mendatang.
Sebagai kesimpulan, pelaksanaan rapat pleno ini menegaskan komitmen bersama antara penyelenggara pemilu dan aparat keamanan dalam mewujudkan data pemilih yang komprehensif. Melalui pengawasan ketat dari Bawaslu Kota Dumai serta masukan strategis yang diberikan, diharapkan sinkronisasi data antara KPU, Disdukcapil, dan instansi terkait dapat berjalan lebih optimal. Upaya berkelanjutan ini merupakan fondasi utama untuk meminimalisir potensi permasalahan data di masa depan, sekaligus memastikan bahwa setiap hak konstitusional warga negara di Kota Dumai tetap terlindungi dengan baik.
Reporter: Frengki