Lompat ke isi utama

Berita

Yeni Kartini: Konsolidasi Demokrasi Tak Boleh Berhenti

Yeni Kartini: Konsolidasi Demokrasi Tak Boleh Berhenti

Yeni Kartini: Konsolidasi Demokrasi Tak Boleh Berhenti

Dumai-Anggota Bawaslu Kota Dumai, Yeni Kartini, menegaskan bahwa konsolidasi demokrasi merupakan proses yang harus terus dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas demokrasi elektoral di Indonesia. Hal tersebut disampaikannya saat melaksanakan kegiatan konsolidasi dengan sejumlah elemen masyarakat di Kota Dumai.

Kegiatan tersebut mengacu pada Surat Edaran Bawaslu Republik Indonesia Nomor  2 Tahun 2026 tentang Program Konsolidasi Demokrasi yang menjadi landasan bagi Bawaslu dalam membangun sinergi dengan berbagai unsur masyarakat melalui pendekatan edukatif dan partisipatif.

Menurut Yeni, konsolidasi merupakan bagian dari fungsi pencegahan yang dijalankan Bawaslu untuk membangun kesamaan persepsi mengenai pentingnya demokrasi, pemilu, serta tanggung jawab moral setiap warga negara dalam menentukan pemimpin dan wakil rakyat secara demokratis.

Demokrasi menghendaki adanya pemilu sebagai sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat. Namun, demokrasi yang berkualitas tidak akan terwujud tanpa pendidikan politik dan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi secara cerdas dan bertanggung jawab," ujar Yeni.

Ia menjelaskan bahwa pencegahan tidak hanya dilakukan melalui pengawasan, tetapi juga melalui koordinasi, konsolidasi, dan edukasi kepada masyarakat. Langkah tersebut bertujuan membangun budaya demokrasi yang sehat sekaligus mendorong meningkatnya partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pemilu.

Menurutnya, kualitas pemilu sangat dipengaruhi oleh kualitas pemilih. Karena itu, pendidikan politik harus terus diperkuat agar masyarakat memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara serta mampu menjaga integritas proses demokrasi.

Dalam kerangka itulah konsolidasi demokrasi menjadi penting dan tidak boleh terhenti. Semakin baik tingkat pendidikan politik dan kesadaran masyarakat, semakin besar peluang lahirnya pemilu yang berkualitas," tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Yeni Kartini berdialog dengan sejumlah elemen masyarakat, di antaranya Korps PMII Putri (KOPRI) Cabang Dumai dan Ikatan Istri Karyawan Wilmar (IIKW). Pertemuan itu dimanfaatkan untuk membahas berbagai isu terkait kepemiluan, hak politik warga negara, serta pentingnya peran masyarakat dalam menjaga demokrasi yang berintegritas.

Pada pertemuan ini juga Yeni menyampaikan tentang pentingnya peran perempuan dalam memberikan partisipasinya secara berkualitas. Partisipasi berkualitas itu minimal menentukan dan menggunakan hak pilihnya berdasarkan nurani dan akal sehat. Kemudian ia menambahkan bahwa kepedulian dan pilihan perempuan dalam pemilu itu sangatlah penting, terutama dilihat dari Data pemilih setiap pemilu melebihi 50% dari kaum lelaki, oleh karenanya, kita jangan tak memiliki kepercayaan diri, jangan merasa tak ada arti, justru harus memberi arti mulai dari diri. Mulai saat ini, Yeni mengajak kaum hawa mempersiapkan diri untuk berpartisipasi.

Melalui kegiatan konsolidasi ini, Bawaslu Kota Dumai berharap semakin banyak elemen masyarakat yang terlibat aktif dalam pengawasan partisipatif, sehingga tercipta demokrasi yang tidak hanya berjalan secara prosedural, tetapi juga menghasilkan pemilu yang berintegritas, adil, dan berkualitas.

Reporter: Romi